Kamis, 30 Januari 2025

Konfigurasi Routing Dinamis (OSPF) MikroTik RouterBoard

 

Topologi yang digunakan :
 



Cara Instalasi :
R1

R2

Cara Konfigurasi :

R1 :
1. Konfigurasi IP Address untuk eth2 dan eth4.

 

2. Konfigurasi DHCP-SERVER untuk eth2.

 

Konfigurasi OSPF pada menu Routing :
1. Konfigurasi Instances. Klik 2 kali pada default lalu ubah Redistribute Default Route menjadi Always (as type 1).


2. Konfigurasi Network pada OSPF. Add Network dengan IP yang sudah di konfigurasi di Addresses dan IP Address PC kedua.


R2 :
1. Konfigurasi IP Address untuk eth2 dan eth4.


2. Konfigurasi DHCP-SERVER untuk eth2.


Konfigurasi OSPF pada menu Routing :
1.Konfigurasi Instances. Klik 2 kali pada default lalu ubah Redistribute Default Route menjadi Always (as type 1).


2. Konfigurasi Network pada OSPF. Add Network dengan IP yang sudah di konfigurasi di Addresses dan IP Address PC pertama.


Pengecekan :
pc1


pc2

 


konfigurasi manajemen user hotspot dengan usermanager v7

 

TOPOLOGI

1.



 

INSTALASI KESELURUHAN


 

LANGKAH-LANGKAH

2. DHCP CLIENT



 

3. NAT, DNS



 

4. IP ADD ETH2



 

5. DHCP SERVER


 

6. KONFIGURASI HOTSPOT SETUB





 

7. KONFIGURASI HOTSPOT (TAB SERVER PROFILES)



 

8. KONFIGURASI RADIUS



 

9. KONFIGURASI USERMANAGER (TAB ROUTERS)



 

10. KONFIGURASI USERMANAGER (TAB PROFILES)



 

11. KONFIGURASI USERMANAGER (TAB LIMITATIONS)



 

12. KONFIGURASI USERMANAGER (TAB PROFILE LIMITATIONS)



 

13. KONFIGURASI USERMANAGER (TAB USERS)


 

14. PENGUJIAN





 


Struggle dalan berwirausaha

Berwirausaha memang penuh dengan tantangan dan perjuangan. Beberapa struggle yang umum dihadapi oleh para wirausahawan antara lain:

  1. Modal Awal yang Terbatas: Memulai usaha seringkali memerlukan investasi awal yang cukup besar. Tidak semua orang memiliki akses ke modal atau pendanaan yang mudah didapatkan.

  2. Persaingan yang Ketat: Di banyak industri, kompetisi bisa sangat tinggi. Berusaha untuk tetap relevan dan menarik perhatian pelanggan bisa menjadi tantangan besar, apalagi jika usaha masih dalam tahap pengenalan.

  3. Manajemen Waktu: Sebagai wirausahawan, banyak yang harus diurus sendiri, dari operasional hingga pemasaran. Membagi waktu dengan efektif antara berbagai tugas bisa sangat membebani.

  4. Ketidakpastian Pasar: Perubahan tren pasar atau krisis ekonomi bisa memengaruhi stabilitas usaha. Banyak wirausahawan harus beradaptasi dengan cepat untuk bertahan.

  5. Keuangan yang Tidak Stabil: Mengelola arus kas dengan baik adalah tantangan besar. Pendapatan yang tidak konsisten bisa membuat pengelolaan keuangan lebih rumit, apalagi jika harus membayar gaji karyawan atau memenuhi kewajiban lainnya.

  6. Pemasaran yang Efektif: Mencari cara yang tepat untuk memasarkan produk atau jasa, terutama di era digital ini, membutuhkan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Jika tidak dilakukan dengan tepat, usaha bisa kurang dikenal.

Bagaimana cara mengatasi nya?

Untuk mengatasi berbagai tantangan dalam berwirausaha, berikut beberapa strategi yang bisa membantu:

  1. Modal Awal yang Terbatas:

    • Mencari Pendanaan Alternatif: Jika modal pribadi terbatas, bisa mencoba mencari pendanaan dari investor, angel investor, atau crowdfunding. Program pemerintah atau lembaga yang menyediakan pinjaman dengan bunga rendah juga bisa menjadi pilihan.
    • Mulai dengan Skala Kecil: Fokus untuk memulai dengan usaha yang lebih kecil dan berkembang seiring waktu, agar risiko finansial bisa lebih terkontrol.
  2. Persaingan yang Ketat:

    • Fokus pada Diferensiasi: Cari apa yang membuat produk atau layanan kamu unik dan coba tonjolkan hal tersebut. Pelayanan pelanggan yang luar biasa atau inovasi dalam produk bisa menjadi nilai jual.
    • Pahami Pasar: Lakukan riset pasar secara berkala, kenali kebutuhan dan keinginan pelanggan, serta tren yang berkembang di industri tersebut.
  3. Manajemen Waktu:

    • Prioritaskan Tugas: Gunakan teknik manajemen waktu seperti Eisenhower Matrix (memisahkan tugas berdasarkan urgensi dan pentingnya) atau aplikasi manajemen tugas (seperti Trello atau Asana).
    • Delegasikan Tugas: Jangan ragu untuk membagi tugas dengan tim atau outsourcing pekerjaan tertentu yang bisa dikerjakan oleh orang lain dengan keahlian khusus.
  4. Ketidakpastian Pasar:

    • Fleksibel dan Adaptif: Pastikan usaha kamu dapat beradaptasi dengan perubahan pasar. Misalnya, jika terjadi krisis atau perubahan perilaku konsumen, berani mencoba pendekatan atau produk baru yang relevan.
    • Diversifikasi: Jika memungkinkan, jangan hanya bergantung pada satu produk atau layanan. Diversifikasi bisa membantu mengurangi risiko ketidakpastian.
  5. Keuangan yang Tidak Stabil:

    • Buat Proyeksi Keuangan yang Realistis: Perencanaan keuangan yang baik adalah kunci. Gunakan anggaran yang ketat dan pastikan ada cadangan kas untuk keadaan darurat.
    • Kelola Arus Kas dengan Bijak: Pisahkan antara keuangan pribadi dan bisnis, serta kelola utang atau tagihan dengan bijaksana. Jaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran.
  6. Pemasaran yang Efektif:

    • Manfaatkan Media Sosial dan Digital Marketing: Buat strategi pemasaran digital yang efektif dengan memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, Google Ads, atau influencer marketing yang sesuai dengan target pasar.
    • Bangun Hubungan dengan Pelanggan: Pelayanan pelanggan yang baik dan komunikasi yang lancar akan membangun kepercayaan. Jangan hanya fokus pada penjualan, tetapi juga pada pengalaman pelanggan.


Konfigurasi 8 VLAN menggunakan 4 Mikrotik RouterBoard

 

 

 TOPOLOGI


 


 R1 

LAKUKAN DHCP CLIENT ETH1



LALU LAKUKAN KONFIG NAT DENGAN ETH1

 

 

LALU BUAT VLAN 

 


LALU BUAT IP ADDRESS UNTUK VLAN


 

 LALU LAKUKAN DHCP SERVER


 

R2 

BUAT KONFIGURASI BRIDGE 


 

LALU TAMBAHKAN PORT ETH1/ETH2/ETH3


 

LALU MASUK KE MENU INTERFACE LALU KILK VLAN LALU KLIK ADD TAMBAHKAN VLAN YANG TELAH ANDA SIAPKAN DENGAN INTERFACE BRIDGE


 

LALU MASUK KE MENU SWITCH LALU KLIK VLAN LALU TAMBAHKAN VLAN YANG TELAH DI BUAT DENGAN ETH1 SEBAGAI SUMBER INTERNET LALU TEKAN KURSOR KE BAWAH LALU TAMBAHKAN ETH YANG MENUJU KE PC YANG DI TUJU.

LALU MASUK MENU PORT LALU TIRU SEPERTI DI GAMBAR

R3

BUAT KONFIGURASI BRIDGE 

 

LALU TAMBAHKAN PORT ETH1/ETH2/ETH3

 

LALU MASUK KE MENU INTERFACE LALU KILK VLAN LALU KLIK ADD TAMBAHKAN VLAN YANG TELAH ANDA SIAPKAN DENGAN INTERFACE BRIDGE

 

LALU MASUK KE MENU SWITCH LALU KLIK VLAN LALU TAMBAHKAN VLAN YANG TELAH DI BUAT DENGAN ETH1 SEBAGAI SUMBER INTERNET LALU TEKAN KURSOR KE BAWAH LALU TAMBAHKAN ETH YANG MENUJU KE PC YANG DI TUJU.


 

LALU MASUK MENU PORT LALU TIRU SEPERTI DI GAMBAR

R4

LAKUKAN BRIDGE
 

 

YAMBAHKAN BRIDGE PORT


LALU MASUK KE INTERFACE LALU KLIK VLAN LALU TAMBAHKAN VALN ID


LALU MASUK KE SWITCH LALU TAMBAHKAN VLAN ID


LALU MASUK KE PORT LAKUKAN SEPERTI DIGAMBAR








PENGETESAN

pc1
pc2

pc3

pc4

pc5
pc6
pc7
pc8


PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

 TEORI DASAR : PAT (Port Address Translation) atau NAT Overload adalah jenis Network Address Translation (NAT) yang memungkinkan beberapa p...