Selasa, 29 April 2025

APASIH ITU LOCAL LOOP DAN SUBNET PADA ISP

Pengertian Local Loop

Local loop adalah jalur fisik atau sirkuit komunikasi yang menghubungkan lokasi pelanggan (seperti rumah, kantor) ke sentral telepon atau central office (CO) dari operator telekomunikasi.


Struktur dan Komponen Local Loop

  1. Pelanggan (Customer Premises Equipment / CPE):

    • Perangkat di sisi pelanggan seperti telepon analog, modem DSL, router, atau ONT (untuk fiber).

  2. Media Transmisi:

    • Twisted pair copper wire – umum pada jaringan telepon rumah tradisional (PSTN).

    • Fiber optic – digunakan pada jaringan modern (FTTH/FTTx).

    • Wireless local loop (WLL) – menggunakan sinyal radio alih-alih kabel.

  3. Distribution Point:

    • Kotak distribusi di tiang atau tanah yang menghubungkan rumah pelanggan ke kabel utama operator.

  4. Main Distribution Frame (MDF):

    • Panel di sentral telepon tempat semua kabel dari pelanggan dikumpulkan dan dihubungkan ke sistem switching.

  5. Central Office (CO) / Sentral Telepon:

    • Titik pusat jaringan operator di mana sinyal dari pelanggan diatur dan diteruskan ke jaringan lebih luas (misalnya ke internet, jaringan seluler, dll).


Fungsi Local Loop

Fungsi Penjelasan
1. Transmisi Sinyal Mengirim sinyal suara, data, atau video dari pelanggan ke operator.
2. Akses Jaringan Memberikan akses awal pelanggan ke jaringan telekomunikasi.
3. Last Mile Connectivity Menjadi "bagian terakhir" dari jaringan antara penyedia layanan dan pelanggan.

Jenis Local Loop Berdasarkan Teknologi

Jenis Teknologi Penjelasan
Analog Local Loop PSTN (telepon rumah tradisional) Menggunakan sinyal analog dan kabel tembaga.
Digital Local Loop ISDN, DSL Menggunakan sinyal digital, memungkinkan internet dan telepon bersamaan.
Fiber Local Loop FTTH, FTTx Kecepatan tinggi dan lebih stabil dibanding tembaga.
Wireless Local Loop (WLL) Radio Berguna di daerah terpencil tanpa infrastruktur kabel.

Contoh Skenario

Misalnya:

  • Kamu menghubungi seseorang menggunakan telepon rumah.

  • Sinyal suara dikirim melalui local loop ke sentral telepon.

  • Di sentral, sinyal dialihkan ke nomor tujuan, baik itu lokal, seluler, atau internasional.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    LALU APASIH SUBNET PADA ISP ITU

     


    APA ITU SUBNET DI ISP?

    Subnet (Subnetwork) dalam konteks ISP adalah segmen jaringan yang diambil dari blok IP yang lebih besar, dibagi menjadi bagian-bagian lebih kecil agar:

  • Alamat IP bisa dikelola dengan efisien.

  • Trafik jaringan lebih mudah dikontrol dan diamankan.

  • Setiap pelanggan bisa mendapatkan IP (statis/dinamis) dari ruang IP yang terstruktur.


🧩 KENAPA ISP MELAKUKAN SUBNETTING?

Tujuan Subnetting Penjelasan
Efisiensi Alamat IP ISP sering diberi blok IP besar, lalu membaginya agar tidak boros saat dialokasikan ke pelanggan.
Manajemen Jaringan Lebih Mudah Setiap subnet bisa mewakili area geografis, layanan, atau kelompok pelanggan tertentu.
Routing Lebih Cepat Routing antar subnet lebih efisien dan scalable.
Keamanan dan Isolasi Jika satu subnet terkena serangan, tidak menyebar ke seluruh jaringan ISP.

🔧 CARA KERJA SUBNETTING DI ISP

1. ISP MENDAPATKAN BLOK IP

ISP mendapat blok IP dari lembaga seperti:

  • APNIC (Asia Pacific)

  • ARIN (Amerika)

  • RIPE NCC (Eropa)

Contoh:

ISP ABC mendapat: 123.45.0.0/16

Blok ini punya 65.536 alamat IP (2^16).


2. PEMBAGIAN BLOK IP MENJADI SUBNET KECIL

Misalnya:

123.45.0.0/16 → dibagi menjadi 256 subnet /24

Setiap subnet /24 punya 256 alamat (254 usable).

Contoh alokasi:

  • 123.45.1.0/24 → Jakarta Timur

  • 123.45.2.0/24 → Jakarta Barat

  • 123.45.3.0/24 → Surabaya

  • 123.45.4.0/25 → Corporate VLAN

  • 123.45.4.128/25 → Data center hosting

Bisa juga dibagi lebih kecil lagi, misalnya:

  • /30 (4 IP): untuk koneksi router point-to-point

  • /29 (8 IP): untuk pelanggan kecil yang butuh IP publik

  • /56 atau /64: pada IPv6, untuk pelanggan rumahan atau bisnis


3. DISTRIBUSI IP KE PELANGGAN

ISP bisa memberikan IP ke pelanggan dengan:

  • Statis (manual): IP ditentukan dan tidak berubah.

  • Dinamis (DHCP): IP diberikan otomatis dari subnet sesuai lokasi pelanggan.

Contoh:

  • Seorang pelanggan di subnet 123.45.2.0/24 bisa mendapat IP dinamis 123.45.2.100 dari server DHCP.


🌐 CONTOH STRUKTUR SUBNETTING ISP (IPv4)

Misalnya ISP ingin subnet berdasarkan layanan:

Layanan Subnet Jumlah IP (usable)
Rumah 123.45.10.0/24 254
Bisnis kecil 123.45.11.0/28 14
Provider hotspot 123.45.12.0/22 1022
Backbone router 123.45.13.0/30 2

📦 CONTOH SUBNETTING IPv6 di ISP

IPv6 memungkinkan ISP memberi pelanggan blok lebih besar:

Jenis pelanggan Subnet Alamat
Rumah tangga /64 Satu jaringan penuh
Kantor besar /56 256 jaringan /64
Perusahaan /48 65.536 jaringan /64

Contoh:

Blok ISP: 2001:db8:abcd::/32  
Pelanggan A: 2001:db8:abcd:1::/64  
Pelanggan B: 2001:db8:abcd:2::/64

🛡️ MANFAAT STRATEGIS SUBNET BAGI ISP

  1. QoS (Quality of Service): Subnet memudahkan pengaturan bandwidth.

  2. Firewall dan ACL: Subnet bisa difilter, dibatasi, atau dipantau secara terpisah.

  3. Manajemen Masif: ISP besar seperti Telkom, Indihome, Biznet menggunakan ribuan subnet untuk seluruh pelanggan.

     

 

 

 

 

 

 

 

JADI APASIH PERBEDAAN DARI LOCAL LOOP DAN SUBNET PADA ISP



🔍 PERBANDINGAN RINCI: LOCAL LOOP vs SUBNET

Aspek LOCAL LOOP SUBNET
Definisi Jalur fisik yang menghubungkan pelanggan (rumah/kantor) ke perangkat jaringan ISP terdekat (ODP, DSLAM, BTS, atau sentral telepon). Pembagian logis dari blok IP besar menjadi jaringan kecil, untuk mengalokasikan IP kepada pelanggan.
Jenis Sinyal yang Dikirim Sinyal elektrik (kabel tembaga), optik (fiber), atau radio (wireless) Data digital (paket IP)
Peran dalam ISP Menghubungkan pelanggan secara fisik ke jaringan ISP (akses jaringan) Mengelola dan mengatur pengalamatan IP bagi pelanggan dan perangkat
Lokasi dalam Arsitektur ISP Terletak di sisi akses/jalur fisik (antara pelanggan dan distribusi ISP) Terletak di sisi logis IP/networking (dalam IP layer)
Teknologi Pendukung - Fiber Optik (FTTH) - DSL (ADSL/VDSL) - Wireless Local Loop (WLL) - DOCSIS (kabel coaxial) - IPv4 / IPv6 - CIDR (Classless Inter-Domain Routing) - DHCP / Static IP - VLAN/Sub-interface
Contoh Kabel optik dari modem rumahmu ke tiang ODP Telkom 10.10.1.0/24 → digunakan untuk pelanggan Indihome di Jakarta Timur
Unit Pengelola Departemen teknisi jaringan akses fisik Departemen IP engineering dan administrator jaringan
Protokol / Alat Terkait Tidak bergantung pada protokol tinggi (lebih ke media transmisi fisik) IP addressing, routing (BGP, OSPF), NAT, DHCP
Masalah Umum Gangguan fisik: putus kabel, interferensi radio, SNR rendah Salah konfigurasi subnet, konflik IP, duplikasi IP, kesalahan route
Hubungan Keduanya Subnet tidak akan sampai ke pelanggan jika local loop-nya rusak Local loop mengantarkan koneksi, tapi tanpa subnet, pelanggan tidak bisa mengakses internet

📌 Contoh Praktis dalam ISP (Studi Kasus)

📍 1. Local Loop – Akses Fisik

Seorang pelanggan Indihome di Bandung mendapat koneksi internet melalui:

  • Kabel fiber yang ditarik dari rumah ke tiang terdekat (ODP).

  • Kabel itu disambungkan ke perangkat OLT (Optical Line Terminal) milik ISP.

👉 Ini adalah local loop – bagian fisik antara pelanggan dan jaringan pusat ISP.


📍 2. Subnet – Alokasi IP

ISP memberikan blok IP seperti:

  • 36.72.44.0/24 untuk Bandung Utara

  • Pelanggan tadi dapat IP 36.72.44.78, diberikan via DHCP dari router ISP.

👉 Ini adalah subnet – blok IP logis yang mengidentifikasi pelanggan di jaringan internet.


🎯 Kesimpulan Akhir:

Kesimpulan
🔌 Local loop = koneksi FISIK ke jaringan ISP (akses internet sampai ke rumah/kantor).
🌐 Subnet = koneksi LOGIS melalui IP agar perangkatmu dikenal di jaringan internet.
Keduanya saling melengkapi: tanpa local loop, IP tak bisa dikirim; tanpa subnet, IP tak punya struktur dan arah.

 

 

 



📡 1. TELKOM INDONESIA (INDIHOME)

Fitur Keterangan
Local Loop Menggunakan Fiber Optik (FTTH) langsung ke rumah pelanggan melalui tiang ODP (Optical Distribution Point).
Subnet Mengelola IP publik besar dari blok seperti 125.160.0.0/16, dibagi menjadi subnet berdasarkan wilayah/kota. Setiap pelanggan dapat IP dari subnet sesuai lokasi (via DHCP atau PPPoE).

🌐 2. BIZNET NETWORKS

Fitur Keterangan
Local Loop Fiber optik langsung (FTTH) dari jaringan utama ke rumah atau gedung. Tidak pakai kabel tembaga.
Subnet Biznet membagi IP publik (misalnya 180.253.x.x) ke pelanggan menggunakan subnet /24 atau lebih kecil. Umumnya IP diberikan via DHCP dengan pilihan static IP untuk bisnis.

🧠 3. MYREPUBLIC

Fitur Keterangan
Local Loop Jaringan fiber optik langsung ke pelanggan, menggunakan ONT (Optical Network Terminal) di rumah.
Subnet IP dialokasikan dari subnet tertentu seperti 103.139.244.0/22. Pelanggan rumahan biasanya pakai IP dinamis, bisnis bisa request IP statis.

📺 4. FIRST MEDIA (LINK NET)

Fitur Keterangan
Local Loop Menggunakan jaringan kabel coaxial (DOCSIS), bukan fiber penuh. Cocok untuk internet + TV kabel.
Subnet IP publik dibagi dalam subnet seperti 36.84.0.0/16. Setiap node kawasan pelanggan memiliki subnet tersendiri.

📱 5. XL HOME

Fitur Keterangan
Local Loop Menggunakan jaringan fiber optik langsung ke ONT di rumah pelanggan.
Subnet IP publik dialokasikan secara dinamis dari subnet yang berbeda-beda tergantung lokasi, seperti 103.100.0.0/16.

6. ICON+ (PLN GROUP)

Fitur Keterangan
Local Loop Gunakan jaringan fiber yang disebarkan lewat infrastruktur PLN (tiang listrik).
Subnet Biasanya melayani BUMN dan perusahaan besar, dengan alokasi subnet statis, bisa /28, /29, atau /30 untuk koneksi dedicated.

📦 RINGKASAN TABEL

ISP Local Loop Subnet (contoh)
Telkom / IndiHome FTTH 125.160.0.0/16
Biznet FTTH 180.253.0.0/16
MyRepublic FTTH 103.139.244.0/22
First Media Coaxial (DOCSIS) 36.84.0.0/16
XL Home FTTH 103.100.0.0/16
ICON+ Fiber via PLN Variatif (khusus B2B)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

 TEORI DASAR : PAT (Port Address Translation) atau NAT Overload adalah jenis Network Address Translation (NAT) yang memungkinkan beberapa p...