Selasa, 14 Januari 2025

Konfigurasi switch pada jaringan

Nama     : Rechan Wahyu Andika 

Kelas      : XI TJKT2/33


Tujuan:

Mempelajari dan memahami cara mengkonfigurasi switch untuk penggunaan dalam jaringan komputer, termasuk pengaturan dasar dan lanjutan seperti VLAN, trunking, dan port security.

Alat dan Bahan:

  1. Switch (misalnya Cisco Switch)
  2. Kabel jaringan (UTP)
  3. Komputer/laptop untuk mengakses konfigurasi switch
  4. Kabel konsol untuk menghubungkan ke port konsol switch
  5. Software terminal (misalnya PuTTY atau Tera Term)

Langkah-langkah:

1. Mempersiapkan Perangkat dan Koneksi Konsol

  • Hubungkan komputer ke switch menggunakan kabel konsol melalui port konsol switch dan port serial di komputer (atau USB-to-serial adapter jika diperlukan).
  • Jalankan software terminal (PuTTY/Tera Term) dan pilih tipe koneksi "Serial", kemudian tentukan port yang digunakan (misalnya COM1, COM2, dll).
  • Atur parameter koneksi serial:
    • Baud rate: 9600
    • Data bits: 8
    • Parity: None
    • Stop bits: 1
    • Flow control: None
  • Klik "Open" untuk terhubung ke switch.

2. Masuk ke Mode Konfigurasi Switch

  • Setelah berhasil terhubung, Anda akan masuk ke prompt switch.
  • Masukkan mode EXEC dengan mengetikkan enable dan tekan Enter.
  • Masuk ke mode konfigurasi global dengan mengetikkan configure terminal atau conf t, lalu tekan Enter.

3. Memberikan Nama pada Switch

  • Untuk memberikan nama pada switch, ketikkan perintah berikut:
    hostname Switch1
  • Tekan Enter untuk menyimpan konfigurasi.

4. Membuat VLAN

  • Untuk membuat VLAN baru, misalnya VLAN 10 untuk departemen HR, ketikkan:
    vlan 10 name HR
  • Tekan Enter. Anda bisa membuat VLAN lain dengan mengganti nomor VLAN dan nama.

5. Mengonfigurasi Port Switch

  • Pilih port yang akan digunakan, misalnya port FastEthernet 0/1:
    interface fa0/1
  • Tentukan VLAN untuk port ini, misalnya VLAN 10:
    switchport mode access switchport access vlan 10
  • Setelah selesai, ketikkan exit untuk keluar dari mode konfigurasi port.

6. Menetapkan Trunk Port (Jika diperlukan)

  • Jika Anda ingin mengonfigurasi port trunk untuk mentransmisikan beberapa VLAN, pilih port trunk, misalnya FastEthernet 0/24:
    interface fa0/24 switchport mode trunk switchport trunk allowed vlan 10,20,30
  • Setelah selesai, ketikkan exit untuk keluar dari mode konfigurasi port trunk.

7. Mengaktifkan Port Security

  • Untuk mengaktifkan port security pada port FastEthernet 0/1, ketikkan:
    interface fa0/1 switchport port-security switchport port-security maximum 2 switchport port-security violation shutdown switchport port-security mac-address sticky
  • Perintah ini membatasi port untuk menerima hanya dua perangkat dengan alamat MAC yang diotorisasi, dan mengaktifkan tindakan shutdown jika pelanggaran terjadi.

8. Menyimpan Konfigurasi

  • Setelah melakukan semua konfigurasi, simpan pengaturan dengan mengetikkan perintah:
    write memory
  • Atau gunakan perintah:
    copy running-config startup-config

9. Verifikasi Konfigurasi

  • Untuk memverifikasi VLAN yang telah dibuat:
    show vlan brief
  • Untuk memverifikasi status port:
    show interfaces status
  • Untuk memeriksa konfigurasi trunk:
    show interfaces trunk
  • Untuk memeriksa konfigurasi port security:
    show port-security

10. Uji Jaringan

  • Uji konektivitas antara perangkat yang terhubung ke port yang telah dikonfigurasi, pastikan perangkat dalam VLAN yang sama dapat berkomunikasi.

Penutupan:

  • Anda telah berhasil mengkonfigurasi switch dengan pengaturan dasar VLAN, trunking, dan port security. Pastikan untuk selalu memverifikasi konfigurasi dan menyimpan pengaturan yang telah dibuat untuk menghindari kehilangan konfigurasi setelah reboot switch.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

 TEORI DASAR : PAT (Port Address Translation) atau NAT Overload adalah jenis Network Address Translation (NAT) yang memungkinkan beberapa p...